Materi 02 · KPI & Metrics

KPI & Metrics yang Wajib Dipahami

Beda KPI vs metric vs OKR. Framework AARRR untuk produk digital. Daftar KPI per industri yang langsung bisa kamu pakai. Plus rumus-rumusnya yang sering ditanya saat interview.

⏱ 22 Menit Baca 🎯 Beginner 📈 Foundation

1. Metric vs KPI vs OKR

Tiga istilah ini sering dicampur, padahal berbeda jelas. Setelah baca bagian ini kamu nggak akan lagi salah pakai.

Metric

Angka yang bisa diukur dari aktivitas bisnis. Contoh: jumlah klik, durasi sesi, persentase user mobile. Semua KPI adalah metric, tapi tidak semua metric adalah KPI.

KPI (Key Performance Indicator)

Subset metric yang paling penting — yang merefleksikan kesehatan tujuan strategis bisnis. Kalau bos buka dashboard, KPI ini yang dia lihat duluan.

OKR (Objectives & Key Results)

Framework goal-setting. Objective = ambisi kualitatif. Key Results = 3-5 metrik kuantitatif untuk ngukur ketercapaian objective. OKR memberi arah, KPI memantau kondisi.

KPI

Sifat: ongoing, jangka panjang

Contoh: Monthly Recurring Revenue (MRR)

Tujuan: health monitoring

VS

OKR

Sifat: kuartalan, ambisius (stretch)

Contoh: "Naikkan MRR dari 100jt ke 150jt"

Tujuan: goal alignment

2. North Star Metric

Satu metric yang paling kuat memprediksi kesuksesan jangka panjang. Bukan sekadar revenue — tapi metric yang menggambarkan nilai inti yang produkmu berikan ke user.

PerusahaanNorth Star MetricKenapa?
SpotifyTime spent listeningMakin lama dengar = makin engaged = makin bayar
AirbnbNights bookedRefleksi langsung dari nilai inti: orang menginap
WhatsAppMessages sentSemua revenue datang setelah engagement
TokopediaGMV (Gross Merchandise Value)Total transaksi = ekosistem yang sehat
NotionWeekly active workspacesKerjasama tim = retention tinggi

Hati-hati Vanity Metrics

Total signup, total download, total page view — bagus dilihat tapi jarang menggambarkan kesuksesan nyata. 1 juta signup yang nggak pernah login = nol value. Selalu cek metric yang tahan uji "so what?".

3. Framework AARRR (Pirate Metrics)

Diciptakan oleh Dave McClure. Lima tahap perjalanan user yang harus diukur untuk produk digital apapun:

A

Acquisition

Bagaimana user pertama kali datang?

A

Activation

Apakah experience pertamanya bagus?

R

Retention

Apakah mereka kembali lagi?

R

Referral

Apakah mereka mengajak teman?

R

Revenue

Bagaimana monetisasinya?

TahapPertanyaan IntiMetric Contoh
AcquisitionSaluran mana yang paling efektif?Visitors, sign-ups, CAC, source/medium
ActivationApakah aha-moment tercapai?% complete onboarding, time-to-value
RetentionApakah user balik lagi?D1/D7/D30 retention, MAU/DAU ratio
ReferralApakah user merekomendasikan?NPS, viral coefficient (K-factor)
RevenueBagaimana monetisasi optimal?ARPU, MRR/ARR, LTV, conversion rate

4. Rumus KPI Penting

Hapal rumus-rumus ini. Pasti ditanya saat interview BA / Product Analyst:

Customer Acquisition Cost (CAC) CAC = Total Marketing & Sales Cost / Jumlah Customer Baru
Customer Lifetime Value (LTV / CLV) LTV = ARPU × Average Customer Lifespan
= (Avg Order Value × Purchase Frequency) × Lifespan
LTV : CAC Ratio (Health Indicator) Sehat: LTV / CAC ≥ 3
< 1 = rugi setiap akuisisi
1–3 = bisa disesuaikan
≥ 3 = bisnis scalable
Churn Rate Churn = (Customers Lost / Total Customers Awal Periode) × 100%
Conversion Rate CR = (Jumlah Konversi / Jumlah Pengunjung) × 100%
Monthly Recurring Revenue (MRR) MRR = Σ (Subscription Fee per Customer per Bulan)
ARR = MRR × 12
Net Promoter Score (NPS) NPS = % Promoters (9-10) − % Detractors (0-6)
Range: -100 sampai +100. > 50 = excellent

5. KPI per Industri

🛒

E-Commerce

  • Conversion Rate
  • Average Order Value (AOV)
  • Cart Abandonment Rate
  • Return Rate
  • Repeat Purchase Rate
📱

SaaS / Aplikasi

  • MRR / ARR
  • Churn Rate
  • Net Revenue Retention
  • Activation Rate
  • Feature Adoption Rate
📰

Media / Konten

  • Pageviews / Session
  • Time on Page
  • Bounce Rate
  • Scroll Depth
  • Subscriber Growth
🍔

Food & Bev

  • Same-Store Sales Growth
  • Average Ticket Size
  • Foot Traffic
  • Inventory Turnover
  • Customer Satisfaction (CSAT)
🏦

Fintech

  • Active Users (DAU/MAU)
  • Transaction Volume
  • Take Rate
  • Default Rate (Lending)
  • Cost per Transaction
🎓

EdTech

  • Course Completion Rate
  • Active Learners
  • Average Watch Time
  • Quiz Score Improvement
  • Renewal Rate

6. Cara Memilih KPI yang Tepat

Tidak semua angka layak jadi KPI. Pakai filter SMART-A:

📝 Tugas Praktik

Pilih salah satu produk digital yang kamu tahu (Gojek, Tokopedia, Spotify, Notion, dst). Lalu:

  1. Tentukan 1 North Star Metric dengan justifikasi singkat.
  2. Buat 5 KPI menggunakan framework AARRR (1 KPI per tahap).
  3. Pilih 2 KPI yang paling kritikal dan jelaskan alasannya.
  4. Hitung 1 rumus (CAC, LTV, atau Churn) menggunakan angka asumsi.

Tulis hasilnya di catatan kamu — ini latihan thinking, bukan asal kerja.

Rangkuman