Materi pembuka kurikulum: kenapa kedua disiplin ini menjadi tulang punggung bisnis modern, bagaimana mereka saling melengkapi, dan peta jalan 15 materi yang akan kita pelajari bersama.
Digital Marketing adalah praktik mempromosikan produk, jasa, dan brand melalui kanal digital (web, search, media sosial, email, mobile, dan teknologi data) untuk menjangkau, menarik, mengonversi, dan mempertahankan pelanggan. Strategic Management adalah disiplin merumuskan, mengeksekusi, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan jangka panjangnya.
Tanpa strategy, marketing hanya jadi "pengeluaran iklan". Tanpa eksekusi marketing, strategy tinggal dokumen. Keduanya harus berjalan bersama: strategy menentukan ARAH, marketing menggerakkan KECEPATAN.
| Era | Periode | Fokus Utama | Tools Khas |
|---|---|---|---|
| Marketing 1.0 | Pre-1990 | Product-centric — jual produk apa adanya | Iklan TV, koran, billboard |
| Marketing 2.0 | 1990-2010 | Customer-centric — pahami konsumen | Email, website, search engine |
| Marketing 3.0 | 2010-2017 | Human-centric — value & purpose | Social media, content marketing |
| Marketing 4.0 | 2017-2022 | Connectivity & omnichannel | Mobile, influencer, marketplace |
| Marketing 5.0 | 2022-sekarang | AI-powered & data-driven personalization | AI, ML, predictive analytics, web3 |
Hari ini, kita hidup di era Marketing 5.0. Mahasiswa yang lulus 2026 harus paham AI tools (ChatGPT, Midjourney, ML), data analytics, dan privacy regulation (GDPR, UU PDP) — tidak cukup hanya jago bikin desain Canva.
Bagaimana brandmu ditemukan? SEO, SEM, social media organik & paid.
Bagaimana audiens berinteraksi? Content, community, email, chatbot.
Bagaimana mengubah audiens jadi pelanggan? Landing page, CRO, funnel.
Bagaimana mempertahankan pelanggan? Loyalty, retention email, customer success.
Strategic management menjawab "di pasar mana kita main, dan dengan apa kita menang?" Digital marketing menjawab "bagaimana kita menyampaikan nilai itu ke calon pelanggan secara efisien?"
Erigo memulai sebagai brand fashion lokal pada 2010. Kombinasi strategy positioning sebagai brand pemuda Indonesia + eksekusi marketing yang konsisten di TikTok, Instagram, dan kolaborasi influencer membawa mereka ke NYFW 2021 — sebagai brand fashion Indonesia pertama.
Pelajaran: strategy "be the youth brand" + marketing eksekusi via konten autentik yang relate dengan Gen Z = compounding effect selama 10 tahun. Mereka tidak punya budget terbesar, tapi punya konsistensi naratif paling kuat di kategori.
| Modul | Materi | Fokus |
|---|---|---|
| A. Foundation | 01. Pengantar (this) | Definisi, evolusi, peta |
| 02. Strategic Management | SWOT, Porter's 5 Forces, BCG | |
| 03. Customer Persona & STP | Segmentation, targeting, persona | |
| B. Digital Channels | 04. Content Marketing | Pillar, calendar, distribusi |
| 05. SEO Fundamentals | On-page, off-page, technical | |
| 06. SEM & Google Ads | Keyword, bidding, quality score | |
| 07. Social Media Marketing | Platform strategy, organic vs paid | |
| 08. Email & Automation | Sequence, drip, segmentation | |
| 09. Influencer & Affiliate | Sourcing, contract, ROI | |
| C. Strategic Layer | 10. Performance Marketing | ROAS, attribution, optimization |
| 11. Branding & Positioning | Archetypes, identity, voice | |
| 12. Digital Analytics | GA4, UTM, funnel measurement | |
| 13. Strategic Planning | OKR, BSC, McKinsey 7S | |
| D. Advanced | 14. Competitive Analysis | Benchmarking, market intelligence |
| 15. Future Trends | AI, privacy, integrated strategy |
SEO audit, Google Ads setup, GA4 analysis, content calendar, A/B testing.
Strategic thinking, storytelling, audience empathy, presentation.
SWOT, STP, AIDA, RACE, BCG, Porter's, OKR.
Google Analytics, Meta Ads, Ahrefs, Semrush, Canva, Notion, ChatGPT.
Pilih satu brand Indonesia yang menurutmu sukses di era digital (contoh: Tokopedia, Erigo, Kopi Kenangan, Ruangguru). Lalu jawab:
Tujuan: melatih cara pandang strategis sejak materi pertama.