Materi 03 · STP & Persona

Customer Persona & STP

Tanpa memahami siapa target kamu, semua iklan akan terasa generik. Kuasai Segmentation-Targeting-Positioning, build customer persona berbasis riset, dan petakan consumer journey end-to-end.

⏱ 30 Menit🎯 Beginner📚 Module 3/15

1. Framework STP

Tiga langkah berurutan dari pasar luas → ke positioning yang tajam.

S

Segmentation

Bagi pasar menjadi kelompok-kelompok berbeda berdasarkan karakteristik tertentu.

T

Targeting

Pilih segmen mana yang akan dilayani dan dengan prioritas apa.

P

Positioning

Tentukan posisi unik produk di benak segmen target.

2. Empat Variabel Segmentasi

TipeVariabelContoh
DemografisUsia, gender, pendapatan, pendidikan, pekerjaanWanita 25-34, S1, ibu bekerja
GeografisNegara, kota, urban/rural, iklimJakarta, urban, daerah perkantoran
PsikografisLifestyle, nilai, kepribadian, minatEco-conscious, suka traveling, value family
BehavioralPola pembelian, loyalitas, pemakaian, manfaat dicariRepeat buyer, sensitif harga, beli saat promo

Best Practice

Jangan pakai 1 variabel saja. Kombinasi demografis + psikografis + behavioral menghasilkan segmen yang jauh lebih actionable. "Wanita 25-34" terlalu luas, tapi "Wanita 25-34 di Jakarta yang eco-conscious dan repeat buy ≥3x/bulan" sangat spesifik.

3. Targeting Strategies

4. Anatomi Customer Persona

Persona = representasi semi-fiksional dari customer ideal, berbasis data riset. Bukan asumsi.

RA
Rina Aprilia
28 thn · Jakarta

Demografis

Karyawan swasta · marketing officer · gaji 9-12jt/bln · single, tinggal kost · S1 Komunikasi UI

Goals

Naik jabatan dalam 2 tahun, mulai investasi, pertahankan gaya hidup sehat di tengah kesibukan.

Pain Points

Waktu sempit untuk meal prep, FOMO investasi crypto/saham, kewalahan baca berita finansial yang ribet.

Watering Holes (channel)

InstagramTikTokSpotify PodcastTelegram Group

Quote

"Mau hidup sehat tapi nggak punya waktu masak. Cari yang cepat, enak, dan masuk akal harganya."

Komponen Wajib Persona

1) Identitas (nama, foto, usia, role) — 2) Demografis & latar — 3) Goals (apa yang ingin dicapai) — 4) Pain points (apa yang menyulitkan) — 5) Watering holes (di mana dia ngumpul online) — 6) Buying triggers (apa yang membuat dia membeli) — 7) Objections (kenapa dia ragu) — 8) Quote yang merangkum.

5. Cara Riset untuk Persona

6. Consumer Decision Journey

Lima tahap perjalanan konsumen — penting untuk menentukan kanal dan pesan di tiap tahap.

Awareness

Sadar masalah / opsi

Consideration

Bandingkan opsi

Decision

Pilih & beli

Experience

Pakai produk

Advocacy

Rekomendasikan

TahapMindsetKanal Marketing
Awareness"Kenapa aku butuh ini?"Content blog, TikTok edukasi, display ads
Consideration"Mana yang terbaik?"Review, comparison, webinar, retargeting
Decision"Aku siap beli."Landing page, search ads, promo limited
Experience"Apakah produk ini bagus?"Onboarding email, support, tutorial
Advocacy"Aku mau cerita ke teman."Loyalty program, referral, UGC campaign

7. Positioning Statement

Setelah segmen dipilih dan persona dipahami, tulis kalimat positioning yang ringkas. Format klasik:

"For [target segment] who [needs/wants], [your brand] is the [category] that [unique benefit] because [reason to believe]."

Contoh: "Untuk ibu muda Jakarta yang sibuk dan peduli kesehatan, MealBox adalah layanan meal subscription yang menyediakan makan sehat siap-saji 5 menit, karena tim chef gizi kami merancang menu mingguan berbasis sains."

📝 Tugas

  1. Pilih satu produk/jasa fiktif yang ingin kamu launch.
  2. Buat 2 segmen pasar berbeda dengan kombinasi demografis + psikografis + behavioral.
  3. Pilih 1 sebagai target utama dan jelaskan strategi targeting-nya (concentrated / differentiated / micro).
  4. Buat 1 customer persona lengkap dengan 8 komponen wajib (nama, foto, demografis, goals, pain, watering holes, buying triggers, quote).
  5. Tulis positioning statement dengan format yang diberikan.
  6. Petakan kanal marketing untuk 5 tahap consumer journey.

Rangkuman