Materi 16 - Digital Marketing Lanjutan

Conversion Rate Optimization (CRO)

Sains naikin conversion rate dari 1 persen ke 5 persen. Bisa lipatkan revenue tanpa naikkan traffic.

Durasi 28 Menit Level intermediate Kurikulum 30 Materi

1. Apa Itu CRO

Conversion Rate Optimization adalah disiplin menaikkan persentase pengunjung yang melakukan aksi yang diinginkan. Aksi: beli, daftar, klik, download. Naikkan CR dari 1 persen ke 2 persen artinya revenue 2x lipat tanpa biaya akuisisi tambahan.

2. Conversion Funnel

Setiap fitur punya funnel sendiri. Awareness, Interest, Desire, Action. Identifikasi titik bocor dengan analytics. CRO fokus perbaiki setiap step. Tools: Hotjar untuk heatmap, FullStory untuk session replay, Google Analytics untuk metric.

3. Element yang Dioptimasi

Headline (paling impact). CTA button (warna, copy, ukuran, posisi). Form (jumlah field, label, validation). Pricing display. Social proof (testimoni, review). Trust signal (logo customer, sertifikat). Image dan video. Page speed.

4. Methodology

Research dulu (data, user interview, heatmap). Hipotesis: kalau ubah X jadi Y, akan naik Z persen. Jalankan A/B test dengan sample size cukup. Statistical significance min 95 persen confidence. Implementasi yang menang. Iterasi terus.

5. Common Pitfalls

Test tanpa hipotesis. Sample size kecil. Stop test terlalu awal. Mengabaikan segmen. Tidak hitung guard rail metric (revenue per visitor jangan turun). Lokal optimum (perbaiki sedikit-sedikit padahal butuh redesign besar).

Tugas Praktik

  1. Pelajari Optimizely atau Google Optimize alternatives
  2. Audit funnel website sendiri dan identifikasi 3 leakage
  3. Setup Hotjar dan analisis 1 minggu data
  4. Buat hipotesis A/B test untuk landing page
  5. Hitung sample size dengan calculator (Evan Miller)

Rangkuman