Strategy bukan list fitur, tapi pilihan integrated tentang where to play dan how to win. Vision ngewakili destination jauh.
Vision: 10-tahun aspiration. Mission: mengapa company exist. Strategy: pilihan integrated untuk capai vision. Roadmap: aksi konkrit. Hierarki ini wajib clear sebelum buat roadmap.
Buku Richard Rumelt. Bad strategy: list fitur, ambisi tanpa logic, jargon. Good strategy: diagnosis (pahami situasi), guiding policy (approach untuk handle), coherent action (langkah konkrit). Test strategi: bisa explain dalam 1 menit.
Framework Roger Martin. 5 pilihan: Aspirasi (apa yang dimenangi), Where to play (market, customer, channel), How to win (USP), Capability (apa yang dimiliki), Management system (cara align). Powerful untuk strategic thinking.
Vision (10 tahun) - Strategy (3-5 tahun) - Goal/OKR (1 tahun) - Roadmap (3-12 bulan) - Sprint backlog (2 minggu). Konsistensi atas-bawah. Setiap level lebih konkrit dari atas.
Bisa berupa one-pager: market opportunity, target customer, value proposition, key initiative, success metric. Atau lebih panjang dengan competitive analysis dan financials. Dokumen hidup, update tiap quarter.