Sprint planning bagus sets tone untuk 2 minggu produktif. Backlog yang well-managed adalah strategic asset PM.
Tim commit untuk deliver list user story. Plan How (technical approach). Identify risk dan dependencies. Capacity check (PTO, holiday, support load). Output: Sprint Backlog yang clear dan committed.
Backlog refined dengan story DEEP. PM siap dengan priority list dan rationale. Acceptance criteria clear. Designs ready (atau identifikasi gap). Stakeholder alignment done. Jangan datang ke planning dengan kerjaan setengah jadi.
Velocity: rata-rata story point yang tim selesai per sprint. Capacity: berapa hours real ada di sprint ini (account holiday, meeting, support). Use velocity untuk forecast, capacity untuk fine-tune commitment.
Relative sizing dengan Fibonacci (1, 2, 3, 5, 8, 13). 1 = trivial, 13 = epic. Bukan jam, tapi complexity dan effort relative. Planning Poker untuk team estimate. Memprevent gaming dan force discussion.
No new scope mid-sprint kecuali emergency. PM kerja di backlog refinement untuk sprint berikut. Tim fokus ship committed work. Daily standup untuk surface blocker. Sprint Review tunjukkan completed work, bukan in-progress.