PM ngga punya direct authority atas engineer. Tapi punya influence besar. Skill bekerja sama dengan engineer = make or break karir PM.
PM bukan boss engineer. Mereka adalah peer dengan domain expertise berbeda. Treat as equal partner. Engineer paham technical reality, PM paham customer dan business. Combine kedua perspektif untuk best decision.
Bahasa engineering: spec, dependencies, refactoring, technical debt. PM perlu paham minimal vocabulary. Avoid jargon dari sisi PM yang ngga relate. Direct, concise, fact-based. Engineer ngga suka politik atau bullshit.
Kalau engineer bilang 2 minggu, jangan negotiate jadi 1 minggu. Mereka tahu lebih banyak. Boleh tanya kenapa, jelaskan business pressure, eksplor scope reduction. Tapi ultimately trust mereka untuk durasi technical.
Bawakan problem dengan jelas, biarkan engineer propose solution. Mereka senang creative problem solving. Don't prescribe solution kalau ngga punya technical depth. PM define WHAT dan WHY, engineer decide HOW.
Coffee chat 1:1. Tanya apa yang menyenangkan dan apa yang frustrating. Show appreciation publicly. Defend tim ke management. Be advocate, bukan task master. Engineer yang trust PM akan walk through fire untuk produk bagus.