Materi 17 - KIMIA

Kimia - Termokimia

Energi dalam reaksi kimia. Eksoterm vs endoterm. Hukum Hess dan kalorimeter.

Durasi 26 Menit Level intermediate Sains Kurikulum 30 Materi
TERMOKIMIA - ENERGI REAKSI

1. Apa Itu Termokimia

Cabang kimia yang pelajari perubahan energi (terutama panas) dalam reaksi kimia. Penting untuk industri (efisiensi energi), tubuh manusia (metabolisme), dan kehidupan harian (memasak).

2. Eksoterm vs Endoterm

Eksoterm: lepas panas ke lingkungan. Suhu lingkungan naik. Contoh: pembakaran, respirasi, beton mengeras. Endoterm: serap panas dari lingkungan. Suhu lingkungan turun. Contoh: fotosintesis, melarutkan amonium nitrat.

3. Entalpi

Lambang H. Total energi sistem termasuk panas. Perubahan entalpi (delta H) penting. Eksoterm delta H negatif. Endoterm delta H positif. Satuan biasanya kJ per mol.

4. Hukum Hess

Perubahan entalpi reaksi tidak bergantung pada jalur. Cuma tergantung keadaan awal dan akhir. Berguna untuk hitung delta H reaksi yang sulit diukur langsung dengan kombinasi reaksi yang diketahui.

5. Aplikasi Praktis

Bahan bakar: bensin, gas alam dipilih berdasar energi yang dihasilkan per gram. Cold pack medical: pakai amonium nitrat (endoterm). Pemanas tangan portabel: pakai oksidasi besi (eksoterm). Kalori makanan: ukuran energi yang dilepas saat metabolisme.

Tugas Praktik

  1. Identifikasi 5 reaksi eksoterm dan endoterm sehari-hari
  2. Hitung kalori makanan harian sendiri
  3. Eksperimen: amati suhu saat melarutkan garam
  4. Pelajari proses pembuatan amonia (Haber)
  5. Bandingkan efisiensi 3 jenis bahan bakar

Rangkuman